Manchester City memulai kampanye Liga Utama Inggris musim 2026–2027 dengan hasil positif setelah mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas AFC Bournemouth di Stadion Etihad. Sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama, skuad asuhan Pep Guardiola menunjukkan mental juara untuk membalikkan keadaan di pengujung pertandingan.

1. Kejutan Tim Tamu dan Keunggulan Bournemouth di Babak Pertama

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Manchester City langsung mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Namun, Bournemouth tampil sangat disiplin dan memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah melalui serangan balik cepat. Pada menit ke-26, Marcus Tavernier secara mengejutkan berhasil membobol gawang Manchester City yang dikawal oleh penjaga gawang setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang, mengubah skor menjadi 1-0 yang bertahan hingga turun minum.

2. Dominasi Total dan Perubahan Taktik di Babak Kedua

Tertinggal satu gol membuat Manchester City meningkatkan intensitas serangan secara drastis pada paruh kedua pertandingan. Pelatih melakukan sejumlah pergantian taktis dengan memasukkan pemain-pemain kreatif untuk membongkar pertahanan rapat Bournemouth yang dikompensasi dengan blok rendah (low block). Penguasaan bola yang mencapai lebih dari 70 persen memaksa tim tamu terus-menerus bertahan di area sendiri demi mempertahankan keunggulan tipis mereka.

3. Marc Guéhi Memecah Kebuntuan Lewat Gol Penyeimbang

Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh The Citizens akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84. Bek tengah anyar Marc Guéhi sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut bola kemelut di dalam kotak penalti. Sepakan terarahnya berhasil merobek jala gawang Bournemouth, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan menghidupkan kembali harapan publik Stadion Etihad.

4. Drama Menit Akhir dan Gol Penentu Joško Gvardiol Lewat VAR

Ketika pertandingan diprediksi akan berakhir imbang, drama sesungguhnya tersaji pada masa injury time babak kedua. Memasuki menit ke-90+1, Joško Gvardiol muncul sebagai pembeda lewat gol krusialnya. Sempat terjadi pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) karena potensi offside, namun wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut setelah tinjauan ulang, membuat pendukung tuan rumah bersorak gemuruh menyambut keunggulan 2-1.

5. Tiga Poin Perdana yang Penting untuk Persaingan Papan Atas

Keunggulan 2-1 tersebut berhasil dipertahankan oleh Manchester City hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga poin di pekan perdana ini sangat krusial untuk membangun momentum positif dalam perburuan gelar juara Liga Utama Inggris musim ini. Meskipun harus bekerja keras dan sempat tertinggal, kemenangan ini membuktikan ketahanan mental dan kedalaman skuad Manchester City dalam mengatasi tekanan tim-tim yang tampil spartan.

Kesimpulannya, kemenangan dramatis 2-1 atas Bournemouth menunjukkan karakter kuat Manchester City dalam mengamankan tiga poin perdana di awal musim. Perjuangan hingga detik-detik akhir laga memperlihatkan bahwa persaingan di Liga Utama Inggris tahun ini akan berjalan sangat ketat dan penuh kejutan.